Komet Halley pada tanggal 8 Maret 1986. Credit : NASA
Malam minggu merupakan malam yang asyik
untuk melakukan aktifitas malam. Jalan-jalan, nongkrong, refreshing,
belanja hingga skygazing menatap langit. 20 Oktober 2012 akan menjadi
malam minggu yang cukup fenomenal di seluruh langit indonesia karena
Fenomena hujan meteor akan menghiasi langit Indonesia di awal musim
penghujan.
Edmond Halley Credit : by Thomas Murray
Sebutlah nama nya Hujan meteor Orionids.
Dinamakan demikian karena radiant hujan meteor orionids berasal dari
rasi orion atau lintang waluku begitu masyarakat jawa menyebut nya.
Hujan meteor orionids sejatinya merupakan hujan meteor yang masuk dalam
kategori hujan meteor yang disebabkan akibat reruntuhan sisa-sisa ekor
komet pada saat mengorbit matahari yang tak lain saat itu adalah komet
halley. Komet halley untuk pertama kali nya telah tercatat dan diamati
semenjak 240 tahun sebelum masehi namun ia baru dapat ditentukan
periodesitas nya pada tahun 1705 oleh seorang astronom ternama dari
Inggris yaitu Edmond Halley dan diketahui memiliki periode orbit sekitar
75 hingga 76 tahun. Terakhir komet halley melintas dekat dengan
matahari pada tahun 1986. Dengan diketahui nya periode orbit maka komet
halley akan nampak kembali pada pertengahan tahun 2061
Di bulan oktober ini Hujan meteor
Orionids akan memulai aktifitas nya pada tanggal 2 Oktober hingga 7
November 2012 dan mencapai puncak pada Minggu 21 Oktober 2012 malam hari
dengan intensitas meteor yang mencapai 25 meteor per jam. Radiant dari
orionids sendiri tak lain adalah rasi orion yang akan terbit diufuk
timur pada pukul 22.00 WIB. Berhubung saat ini adalah musim penghujan,
anda dapat melakukan pengamatan selama tiga hari berturut-turut yaitu
H-1, Puncak dan H+1. Namun demikian, sangat disarankan pengamatan tetap
dapat dilakukan pada minggu malam tanggal 21 oktober 2012 mengingat
intensitas hujan meteor paling banyak pada saat puncak. Anda tertarik
untuk mengamati nya? Berdoalah semoga langit cerah dan salam astronomi
Indonesia
Radiant Hujan Meteor Orionids 2012
“PERHATIAN!
HUJAN METEOR HANYA DAPAT DILIHAT DENGAN MATA TELANJANG TIDAK DENGAN
TELESKOP, BINOKULER MAUPUN ALAT BANTU OPTIK LAINNYA”
Berikut tips untuk mengamati hujan meteor :
- Berdoalah langit malam itu cerah
- Cari tempat yang gelap, lapang dan aman (bagus daerah pantai)
- Bawa beberapa atau banyak teman-teman anda agar suasana semarak
- Sebaiknya kenali sebelumnya nama rasi-rasi dan bintang yang nampak
malam itu lewat software planetarium seperti Stellarium, Starrynight
dsb.
- Kenali rasi sumber hujan meteor. Misal : Orion
- Bawa perlengkapan senter, jaket, alas tidur, makanan-minuman, mp3 player, lotion anti nyamuk dsb.
- Kamera astrofoto dan tripod bagi anda yang menyukai astrofotografi.
Bagi pemilik gadget astronomi android dalam bentuk peta bintang
interaktif bagus juga untuk dibawa.
- Tidak perlu teleskop maupun binokuler alias cukup mata telanjang
tapi kalau ada peralatan tsb bisa juga dibawa untuk pengamatan objek
langit lainnya seperti planet,nebula dan bintang.
- Boleh berteriak sekerasnya saat anda menyaksikan kelebatnya meteor! (asal jangan di telinga kawannya loh!)
- Jangan lupa juga hitung berapa cacah meteor yang dapat anda saksikan malam itu dengan melakukan counting selama waktu tertentu.
Sumber : http://www.kafeastronomi.com
0 komentar:
Posting Komentar