Jumat, 02 November 2012
Bumi akan gelap pada tanggal 23-25 Desember 2012 adalah murni Hoax/ Kebohongan Publik
Heboh nya pemberitaan yang beredar
mengenai bumi akan gelap selama tiga hari yang “katanya” di publikasikan
oleh NASA membuat banyak orang heboh dan membahas akan terjadi nya
kegelapan total di bumi. Tak hanya itu saja, berbagai media informasi
baik blog, website maupun jejaring sosial mendadak serentak merilis
pemberitaan ini seolah menjadi sebuah gossip yang layak dikonsumsi.
Benarkah pemberitaan itu ataukah hanya sebuah kebohongan belaka (Hoax)?
Label:
Fenomena Astronomi,
Planet,
Tata Surya
Mengenal Venus, Planet Yang Paling Terang
Citra Venus diambil oleh wahana Mariner 10 (Sumber: nunes, astrosurf.com)
Venus adalah planet kedua terdekat dari Matahari. Planet ini sangat terang jika dilihat dari Bumi, kecerlangannya hanya kalah dari Matahari dan Bulan. Karenanya Venus pun bisa disebut sebagai “bintang” paling terang di langit. Dan mungkin karena itu planet ini dinamai Venus sang Dewi Cinta dan Kecantikan, atau Aphrodite dalam peradaban Yunani kuno.
Kalender Astronomi November 2012
HH JJ
01 14 Aldebaran 4.3S dari Bulan
01 15 Bulan di apogee
02 01 Jupiter 0.8U dari Bulan (Okultasi, tidak tampak dari Indonesia)
02 08 Bulan terjauh di utara (21.0)
03 Peluncuran makhluk hidup pertama di luar angkasa (anjing bernama Laika, 1957)
04 Peluncuran Mariner 10, wahana pertama yang melintasi Merkurius (1973)
05 Puncak hujan meteor Taurid Selatan
01 14 Aldebaran 4.3S dari Bulan
01 15 Bulan di apogee
02 01 Jupiter 0.8U dari Bulan (Okultasi, tidak tampak dari Indonesia)
02 08 Bulan terjauh di utara (21.0)
03 Peluncuran makhluk hidup pertama di luar angkasa (anjing bernama Laika, 1957)
04 Peluncuran Mariner 10, wahana pertama yang melintasi Merkurius (1973)
05 Puncak hujan meteor Taurid Selatan
Sabtu, 27 Oktober 2012
Alam Semesta Itu Seperti Donat
Bagaimana bentuk alam semesta? Apakah tak terbatas? ataukah terbatas?
Semenjak tahun 2003 ada paham yang menyatakan alam semesta itu
berbentuk donat, terbatas dan relatif lebih kecil. Ide ini jadi populer
saat komolog menemukan pola tak terduga dalam cosmic microwave background (CMB), radiasi peninggalan dentuman besar.
CMB terdiri dari noda atau titik dingin dan panas yang merepresentasikan riak dalam kerapatan bayi alam semesta, seperti gelombang di lautan. Noda-noda tersebut akan terlihat dalam distribusi CMB yang mengindikasikan adanya perbedaan temperatur. Dalam alam semesta yang tak terbatas, harusnya terdapat berbagai ukuran gelombang namun para kosmolog dibuat terkejut saat ditemukan panjang gelombang yang lebih panjang hilang dari pengukuran CMB yang dilakukan oleh Wilkinson Microwave Anisotropy Probe milik NASA. Salah satu alasan mengapa ada gelombang yang hilang adalah karena alam semesta itu terbatas.
CMB terdiri dari noda atau titik dingin dan panas yang merepresentasikan riak dalam kerapatan bayi alam semesta, seperti gelombang di lautan. Noda-noda tersebut akan terlihat dalam distribusi CMB yang mengindikasikan adanya perbedaan temperatur. Dalam alam semesta yang tak terbatas, harusnya terdapat berbagai ukuran gelombang namun para kosmolog dibuat terkejut saat ditemukan panjang gelombang yang lebih panjang hilang dari pengukuran CMB yang dilakukan oleh Wilkinson Microwave Anisotropy Probe milik NASA. Salah satu alasan mengapa ada gelombang yang hilang adalah karena alam semesta itu terbatas.
Bagaimana bentuk jagat raya ?
Saya Mau Tanya !
1. Bagaimanakah Bentuk Jagad Raya ?
2. Apa benar Jagad Raya Mengembang ? Jika Ya !
3..Apakah Ada Ruang Lain Di Luar Jagad Raya Kita ?
(DhiKaiceZ – SMAN 1 Sungguminasa – Makassar)
1. Bagaimanakah Bentuk Jagad Raya ?
2. Apa benar Jagad Raya Mengembang ? Jika Ya !
3..Apakah Ada Ruang Lain Di Luar Jagad Raya Kita ?
(DhiKaiceZ – SMAN 1 Sungguminasa – Makassar)
Yang ingin tahu bentuk Jagad Raya atau Alam Semesta ini bukan cuma
kamu loh. Para astronom pun ingin tahu seperti apa alam semesta kita
ini.
Berdasarkan pengamatan, dalam skala besar, alam semesta berada dalam keadaan homogen dan isotropi serta pengamat tidak berada pada posisi yang istimewa di alam semesta.
Homogen memberi arti dimanapun pengamat berada di alam semesta ia akan
mengamati hal yang sama. Sedangkan isotropi artinya ke arah manapun
pengamat memandang ia akan melihat hal yang sama. Dengan demikian tidak
ada tempat istimewa di alam semesta. Model ini menyatakan bahwa alam
semesta seharusnya mengembang dalam jangka waktu berhingga, dimulai dari
keadaan yang sangat panas dan padat.
Menit-Menit Awal Alam Semesta
Ilustrasi saat dentuman besar atau big bang terjadi. kredit : Particle Physics Laboratory, Annecy-le-Vieux, France
Seperti diketahui, Big Bang atau Dentuman besar merupakan sebuah kejadian yang memicu terbentuknya alam semesta. Tapi meskipun demikian, informasi akan apa yang terjadi di era
Nukleosintesis Dentuman Besar ketika alam semesta baru berusia beberapa
detik sampai beberapa menit belumlah benar-benar diketahui.
Pendaratan Buta NASA Mars Rover Curiosity
Satelit yang dikendalikan NASA Mars Science Laboratory mengandalkan
sistem real-time dalam cakupan Kawah Gale yang terletak di sekitar
khatulistiwa planet Mars dapat menyebabkan kesalahan sistem manuver.
Manajer
mampu memulihkan satelit, tetapi dalam orbit yang berbeda mungkin tidak
dapat melihat dan merekam dalam 7 menit dan mendarat.
Apakah itu Burung? atau Pesawat? Bukan, itu Planet Bumi Super!
Waktu kamu melihat ke langit, semua bintang akan tampak sama. Padahal, mereka sebenarnya memiliki ukuran dan warna yang berbeda.
Warna bintang bisa berbeda karena dipengaruhi temperatur permukaan
bintang itu sendiri. Terlepas dari apa yang
ada di pikiranmu, bintang biru jauh lebih panas dari bintang merah!
Pada kenyataannya, bintang merah adalah bintang yang paling dingin!
Bintang merah terkecil, yang dikenal sebagai “katai merah”, sampai saat
ini merupakan tipe bintang yang umum ditemukan di Galaksi Bima Sakti.
Kamis, 25 Oktober 2012
Bintang Mendekam Dalam Haloes Materi Gelap
Jika demikian, para bintang inframerah dapat menjelaskan di langit acak untuk teka-teki bagaimana galaksi pertama terbentuk dan tumbuh. Alam semesta diliputi oleh cahaya inframerah samar radiasi latar belakang kosmik sebagai cahaya kolektif yang terpancar dari semua bintang dan galaksi.
Langganan:
Komentar (Atom)








