
- Aphelion : titik terjauh suatu benda langit dari Matahari dalam orbit surya
- Apogee : titik terjauh suatu benda langit dari Bumi dalam orbit geosentris
- Asteroid : juga dikenal sebagai planet kecil ; adalah objek yang tersusun dari batuan atau logam, berukuran lebih kecil daripada planet, tetapi lebih besar dari meteoroid, yang mengorbit Matahari atau bintang lainnya. Kebanyakan berada di Sabuk Asteroid antara orbit Mars dan Yupiter. Ukurannya bervariasi, dari yang berdiameter hanya beberapa meter hingga 900 km.
- Astrolab : instrumen yang digunakan untuk menentukan ketinggian benda langit di atas cakrawala, di zaman pertengahan Eropadan Arab islam. Para nahkoda dan astronom zaman dahulu menggunakannya sebagai peta bintang, kompas, jam , dan kalender.
- Aurora : cahaya di lapisan ionosfer planet yang disebabkan oleh interaksi antara medan magnet planet dengan partikel bermuatan yang berasal dari Matahari.
- Awan Oort : awan luas yang mengandung inti komet beku, berpusat pada Matahari dan membentang hingga sekitar 100.000 AU
- Big Bang : suatu peristiwa yang melahirkan alam semesta 12-15 miliar tahun lalu, yang terkadang digambarkan sebagai ‚‘‘ledakan“. Teori big bang modern menyatakan bahwa ruang dan waktu mewujud secara simultan bersama materi dan energi.
- Bintang : sebuah bola gas besar yang menghasilkan dan memancarkan radiasinya sendiri. Bintang terbentuk dari gas dan debu di luar angkasa, dan pada tahap tertentu evolusinya mengeluarkan energi lewat reaksi fusi nuklir pada intinya.
- Bintang ganda/kembar : dua bintang yang mengorbit/mengelilingi pusat massa yang sama.
- Bintang kerdil putih (white dwarf) : sebuah bintang padat seukuran planet yang menandai titik akhir evolusi hampir semua bintang, kecuali untuk bintang masif. Bintang kerdil putih terbentuk dari keruntuhan inti bintang yang fusi nuklirnya telah berhenti sementara bagian terluarnya akan terkikis membentuk kabut planet.
- Bintang raksasa merah : bintang kelas M atau K yang besar, terang, tetapi suhunya relatif dingin. Secara khas berukuran sedikitnya 25 kali lebih besar dari Matahari dan ratusan kali lebih bercahaya.
- Bintik Matahari : area di lapisan fotosfer Matahari, berdiameter 2500 hingga 50000 km, yang tampak gelap karena lebih dingin dari area sekitarnya. Bintik yang berukuran sedang hingga besar biasanya memiliki bagian pusat yang lebih gelap (umbra) yang dikelilingi oleh halo yang lebih terang (penumbra). Biasanya ditemukan pada ketinggian 30 dari ekuator matahari, dengan kurun hidupnya dari beberapa hari, beberapa jam, hingga beberapa bulan (untuk bintik yang besar).
- Coma : selubung gas dan debu bercahaya yang menyelimuti inti komet ketika komet berjarak beberapa SA dari Matahari. Saat komet di titik perihelionnya, coma umumnya berdiameter 100.000 km dan berbentuk air mata akibat angin Matahari. Coma dan nukleus (inti komet) membentuk kepala komet.
- Efek rumah kaca : meningkatnya temperatur permukaan bumi yang disebabkan penyerapan radiasi inframerah oleh gas-gas di atmosfer, seperti karbon dioksida, metana dan uap air yang disebut juga sebagai gas-gas rumah kaca.
- Ekuator : lingkaran besar pada permukaan suatu benda yang terbentuk oleh perpotongan permukaan suatu benda dengan bidang datar (tegak lurus dengan sumbu rotasi) yang melewati pusat benda.
- Episiklik : sebuah orbit kecil di dalam orbit yang lebih besar yang digunakan (secara salah) untuk menggambarkan pergerakan benda langit dalam sistem Ptolemaic.
- Fakula : 1) area terang pada wajah matahari, diduga disebabkan oleh awan-awan hidrogen terang di dekat fotosfer Matahari. Biasanya terlihat di dekat wilayah aktif, seperti bintik Matahari.
- Fotosfer : permukaan yang tampak pada Matahari atau beberapa bintang lain; terletak di bawah kromosfer atau di atas zona konveksi dan bertemperatur sekitar 6.000 K.
- Galaksi : sebuah sistem besar bintang-bintang yang terikat oleh gravitasi bersama dengan materi antarbintang dan (dalam beberapa kasus) materi gelap.
- Galilean, satelit/bulan : empat bulan terbesar Yupiter : Io, Europa, Ganymede, dan Callisto, ditemukan oleh Galileo Galilei dan Simon Marius pada 1610
- Geosentris : sistem koordinat benda langit dengan Bumi sebagai pusatnya.
- Gerhana : penutupan secara total atau sebagaian benda langit oleh benda langit lainnya, sperti pada gerhana Matahari, gerhana Bulan, dan gerhana bintang ganda.
- Gugus galaksi : kumpulan galaksi-galaksi, mulai dari yang beranggotakan hanya beberapa galaksi sampai ribuan galaksi.
- Gugus super : sebuah gugus dari gugus-gugus galaksi. Gugus super berdiameter dari 100 juta hingga 300 juta tahun cahaya dan umumnya berisi puluhan ribu galaksi.
- Heliosentris : matahari sebagai pusat.
- Hubble, teleskop ruang angkasa : sebuah observatorium ruang angkasa yang dibangun dan dioperasikan secara bersama oleh NASA dan ESA (European Space Agency), dan dinamai menurut Edwin Hubble. Diluncurkan pada April 1990 dan direncanakan bertugas hingga tahun 2010.
- Kelompok Lokal : sekumpulan lebih dari 40 galaksi, yang berdiameter sekitar 10 juta tahun cahaya, di mana galaksi Bimasakti dan Andromeda merupakan anggota yang paling dominan dan menjadi pusatnya.
- Komet : benda kecil berdiameter beberapa kilometer dengan unsure pembentuknya mayoritas adalah : es-air, ditambah metana, ammonia, karbon monoksida, dan karbon dioksida yang membeku. Sehingga sering disebut “bola salju kotor”. Komet adalah sisa-sisa dari pembentukan Tata Surya dan diyakini terdapat dalam jumlah banyak di Awan Oort dan sabuk Kuiper.
- Korona : lapisan tipis teratas atmosfer matahari (atau bintang lainnya) yang membentang hingga jutaan kilometer dari permukaan Matahari. Letaknya di atas kromosfer, terdiri dari gas panas (sekitar 1hingga 4 juta K) dan kepadatannya rendah (sekitar 10-16g/cm3).
- Kromosfer : lapisan tipis pada atmosfer bintang yang terletak antara fotosfer dan korona.
- Lubang cacing (worm hole) : sebuah terowongan untuk menembus ruang-waktu, yang bersifat hipotesis. Muncul sebagai penyelesaian persamaan teori relativitas umum.
- Lubang hitam : sebuah benda yang medan gravitasinya sangat kuat di mana kecepatan lepas yang dibutuhkan melampaui kecepatan cahaya.
- Luminositas : jumlah keseluruhan energy yang diradiasikan ke segala arah oleh sebuah bintang atau benda bercahaya lain, setiap detiknya.
- Magnitude (kecerlangan) : kecerlangan sebuah benda langit, diukur dalam skala di mana makin kecil nilainya makin terang benda langit tersebut.
- Materi gelap : materi yang tidak bisa dideteksi secara langsung, tetapi keberadaannya dapat diduga berdasarkan studi dinamika galaksi-galaksi.
- Meteor : fenomena cahaya, dikenal dengan bintang jatuh, yang terjadi akibat masuknya partikel padat dari ruang angkasa ke atmosfer Bumi.
- Meteoroid : benda padat yang bergerak di ruang antarplanet, lebih kecil daripada asteroid, tetapi lebih besar daripada atom atau molekul.
- Meteorit : meteoroid yang utuh setelah jatuh ke Bumi, atau ke benda lainnya. Ukurannya bervariasi dari yang berukuran mikroskopis hingga yang berdiameter beberapa meter.
- Nebula (kabut) : awan gas dan debu di ruang angkasa. Terdapat 3 tipe umum : nebula emisi, yang bersinar oleh cahayanya sendiri; nebula refleksi, yang memantulkan cahaya dari bintang-bintang di dekatnya; nebula hitam, yang tampak gelap karena menyerap cahaya dari bintang-bintang di latar belakangnya.
- Nova : bintang yang meledak sehingga mendadak menjadi sangat terang, sampai jutaan kali dari terang biasanya, sebelum meredup kembali. Sebuah nova terjadi dari bintang kerdil putih yang menyedot materi bintang kerdil merah/oranye atau obkjek raksasa lain, yang menjadi pasangannya dalam sistem bintang ganda.
- Objek trans-Neptunus : sebuah kelompok yang terdiri dari objek-objek sabuk Kuiper.
Semoga memudahkan sahabat dalam membaca dan memahami artikel-artikel lainnya :)





0 komentar:
Posting Komentar